Menyikapi Rasa Kecewa

Assalamualaikum … Wr Wb

Setiap manusia pasti mengalami yang namanya kecewa, mulai dari anak anak hingga orang dewasa, tak terkecuali siapapun itu.

Namun, ada beberapa hal yang dapat membantu kita untuk meminimalkan rasa kecewa dalam hidup.

Selain berlaku pada orang dewasa dan remaja, mulai dini tidak ada salahnya jika kita juga menanamkan nilai nilai positif ini dalam hidup buah hati kita … 🙂

Agar tidak mudah kecewa , kita perlu memiliki mental yang nrimo dan rela (mudah melepaskan). Orang yang nrimo memiliki pandangan hidup yang fleksibel dan santai, tidak ngeyel dan ngotot, serta tidak mudah menuntut.

Salah satu sumber terbesar kekecewaan adalah sikap menuntut.
Ketika kita menuntut seseorang dengan sikap yang kita mau, dan ketika hal itu tidak terjadi, maka disitulah timbul kekecewaan.

Kekecewaan juga muncul saat harapan2 kita kandas,Cita2 kandas, hubungan kandas, situasi yang ada tidak seperti yg kita pikirkan, dan keinginan yang tidak terpenuhi adalah beberapa contoh yang sering membuat kita kecewa.

Memang benar kita harus menggantungkan cita2 setinggi langit, namun kita juga harus memiliki mental netral, seperti : Berharap yang terbaik, namun juga bersiap untuk yang terburuk. Ingatlah segala kemungkinan bisa terjadi, baik maupun buruk.

Mengingat kita juga adalah manusia yang terbatas juga dapat membawa depresi menjauh dari kita.

Juga perlu diingat, kita tak mampu mengendalikan orang lain atau apa2 yang terjadi didepan kita, namun kita bisa mempersiapkan dan mengendalikan diri kita,reaksi kita sendiri.

Ingatlah kata2 bijak ini : kita tidak dapat mencegah burung terbang diatas kepala kita,namun kita dapat mencegah agar burung itu tidak bersarang di kepala kita.

Jadi, mari persiapkan diri kita untuk menghadapi setiap keadaan dengan sikap mental yang rela, nrimo, dan syukurilah utk segala hal yang terjadi karena itu baik adanya.

Terlebih, hikmah lebih mudah ditemukan lewat penderitaan dan kesusahan dari pada melalui kesenangan… 🙂
Seperti do’a salah satu temanku (Sugeng Wage Rahayu):

“Ya Allah berilah kami kekuatan lahir dan bathin untuk menghadapi segala ujian di dunia ini, sebagaimana sabda Rasulullah, “Barang siapa diuji lalu sabar, diberi lalu bersyukur, didzalimi lalu memaafkan dan mendzalimi lalu beristighfar, maka bagi mereka keselamatan dan mereka tergolong orang-orang yang memperoleh hidayah” (HR. Al – Baihaqi) … Amin

Tetap semangat ! … 🙂

Sumber : Renungan Inspiratif

Iklan

Satu Tanggapan

  1. asw…

    wah buu.. tulisannya insfiratif sekaliii.. makasih buu..^_^

    wassalam..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: