Meningkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Guru

Assalamualaikum … Wr Wb

Guru adalah profesi yang mempersiapkan sumber daya manusia untuk menyongsong pembangunan bangsa dalam mengisi kemerdekaan. Guru dengan segala kemampuannya dan daya upayanya mempersiapkan pembelajaran bagi peserta didiknya. Guru sebagai salah satu kunci pembangunan bangsa menjadi bangsa yang maju dimasa yang akan datang. Dapat dibayangkan jika guru tidak menempatkan fungsi sebagaimana mestinya, bangsa dan negara ini akan tertinggal dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kian waktu tidak terbendung lagi perkembangannya.

Sebagai insan pendidikan sudah selayaknya kita mendukung program sertifikasi yang dilakukan pemerintah. Kebijakan itu diharapkan dapat menstratakan guru menjadi lebih baik. Amin …

Sebagai seorang yang profesional bagaimana sikapnya, sebagai guru agar proses fasilitasinya semakin bermutu? Untuk mewujudkan efisiensi dan efektivitas proses pembelajaran, ada dua hal yang sebaiknya dilakukan seorang guru.

Pertama,

Penciptaan dan penataan suatu kondisi edukatif yang nyaman, aman, tenang dan tentram. Hal ini menyangkut relasi antara guru dan murid terutama dalam proses pembelajaran di kelas. Adanya suasana yang menyenangkan, akrab, penuh pengertian dan mau memahami sehingga murid merasakan bahwa dirinya telah dididik dengan penuh cinta dan tanggung jawab.

Kedua,

Guru sebaiknya memiliki, memahami, menghayati dan mengimplementasikan perilaku positif yang berakar pada keyakinan fundamental yang disertai komitmen total. Guru harus memiliki spirit sukses, roh keberhasilan dan motivasi murni untuk meraih dan menikmati keberhasilan.

Hal tersebut bisa tercapai jika guru menghayati profesi keguruannya sebagai: …

Sebagai Rakhmat, maka seorang guru bekerja tulus penuh syukur. Bekerja senantiasa berbuat baik dan menunjukkan kemurahan hati bertekad menjadi guru yang lebih baik lagi.

Sebagai amanah, guru terikat secara moral untuk mendidik muridnya hingga mencapai kedewasaan biologis-psikologis-spiritual sehingga guru bekerja benar dengan penuh tanggung jawab.

Sebagai panggilan jiwa. Seorang (guru) yang secara natural menghayati panggilan jiwanya akan sukses dalam melaksanakan tugas panggilannya.

Sebagai aktualisasi diri akan terlaksana melalui pekerjaan, karena bekerja (sebagai guru) adalah pengerahan energi biologis, psikologis, spiritual yang selain membentuk karakter dan kompetensi kita membuat sehat lahir batin sehingga dapat berkembang secara maksimal.

Sebagai ibadah membuat guru bekerja serius penuh kecintaan. Karena hakikat ibadah adalah persembahan diri, penyerahan diri yang dilandasi kesadaran mendalam dan serius bahwa kita berutang cinta kepada-Nya. Sehingga kita patut mengabdi dengan sepenuh cinta pula.

Sebagai apresiatif dalam kreasi seni akan mendatangkan suka cita dan kegembiraan hati dalam bekerja memicu gagasan cerdas seorang guru untuk bekerja kreatif.

Sebagai kehormatan akan membuat guru bekerja sebaik-baiknya, mengedepankan mutu setinggi-tingginya dan menampilkan prestasi sebagus-bagusnya.

Sebagai pekerjaan yang mulia. Kerja yang berorientasikan pada hal-hal yang mulia membuat hidup kita menjadi lebih bermakna. Jadi sebagai guru, bekerjalah denga penuh jiwa melayani penuh kerendahan hati.

Wallahu’alam…

2 Tanggapan

  1. alangkah mulianya apabila semua guru mempunyai pandangan yang sama, seperti penjabaran di atas. tapi tidak bisa dipungkiri bahwa terkadang (sebagian kecil-mungkin) guru yang aktif, yang giat, hanya untuk mendapatkan sebuah tanda, yaitu sertifikasi

  2. Kok, di akhir tulisan ditutup dengan wallahu’alam?

    Menurut saya yang harus dipunyai seorang guru:

    (1) rasa cinta dan bangga kepada profesinya
    (2) memiiki kompetensi tinggi di bidangnya
    (3) profesioanlisme dalam bekerja
    (4) hobi membaca

    Itu yang perlu ditanamkan. Mendeskripsikan bagaimana guru yang baik tidak perlu rangkaian kalimat yang susah dipahami dan diterapkan.

    🙂 Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: