Rapat Asesor di SMPN 9 Cimahi

Assalamualaikum Wr Wb

Sebagai asesor tentunya membutuhkan keahlian khusus untuk melakukan penilaian kinerja guru, dalam melaksanakan penilaian, seorang tim asesor harus meneliti sejumlah dokumen yang merupakan portofolio dari guru.

Dalam  melakukan tugas ini tentu saja banyak  temuan kendala, dan kesulitan yang kami temui dilapangan.

Untuk keperluan itu maka pada hari Jum’at tgl 16 Mei 2014 dengan tujuan  lebih memantapkan hasil temuan dilapangan dan mencari solusi beberapa kesulitan yang mungkin ditemui, maka di SMPN 9 Cimahi kami mengadakan diskusi “Tim Asesor”, yang dipimpin oleh Pengawas Ibu Dra.Euis Eungguh Marlina dan Kepala Sekolah Drs.Agustia Daniswara,MM.

Asesor

Penilaian Kinerja Guru (PK guru) merupakan salah satu upaya dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang melekat pada jabatan fungsional guru dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku untuk menjamin terjadinya proses pembelajaran yang berkualitas di semua jenjang pendidikan. Pelaksanaan PK guru dimaksudkan bukan untuk menyulitkan guru, tetapi sebaliknya PK guru dilaksanakan untuk mewujudkan guru yang profesional,  karena harkat dan martabat suatu profesi ditentukan oleh kualitas layanan profesi yang  bermutu.

Asesor 1

Tujuan PKG adalah, menghimpun informasi yang akurat tentang kinerja guru, menetapkan kategori kualitas kinerja berdasarkan strandar kinerja, menghimpun informasi sebagai dasar peningkatan mutu pembelajaran dan bimbingan. Meningkatkan penjaminan peserta didik memperoleh pelayanan belajar yang berkualitas, meningkatkan motivasi guru dalam rangka memperkuat komitmen untuk melaksanakan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi secara professional serta meningkatkan citra, harkat, martabat profesi guru, meningkatkan penghormatan dan kebanggaan terhadap guru.

Adapun manfaat PKG adalah, sebagai dasar pengambilan keputusan kepala sekolah untuk mengusulkan kenaikan pangkat, sebagai bahan kajian dan dasar pertimbangan dalam meningkatkan mutu kinerja guru secara berkelanjutan melalui program Pengembangan Keprofesian Berkelanjuran (PKB). Sebagai dasar penyusunan kurikulum pelatihan serta sebagai bukti penjaminan bahwa guru memiliki motivasi kerja, kesadaran, tanggung jawab, dedikasi, loyalitas, dan komitmen pengabdian dalam rangka meningkatkan mutu peserta didik.

Asesor 2

Perangkat Pelaksanaan PK Guru

Perangkat yang harus digunakan oleh penilai untuk melaksanakan  PK guru agar diperoleh hasil penilaian yang obyektif, akurat, tepat, valid, dan dapat dipertanggung-jawabkan adalah:

1)   Pedoman PK Guru

Pedoman PK guru mengatur tentang tata cara penilaian dan norma-norma yang harus ditaati oleh penilai, guru yang dinilai, serta unsur lain yang terlibat dalam proses penilaian.

2)   Instrumen penilaian kinerja

Instrumen penilaian kinerja yang relevan dengan tugas guru,berupa indikator-indikator yang berkaitan dengan tugas seorang guru.

3)   Laporan kendali kinerja guru

Hasil PK guru  untuk masing-masing individu guru (guru pembelajaran,  guru bimbingan dan konseling/konselor, maupun guru yang diberi tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah) kemudian direkap dalam format laporan kendali kinerja guru  (Lampiran 4). Pada format ini dicantumkan hasil PK guru formatif, sasaran nilai PK guru  yang akan dicapai setelah guru mengikuti proses PKB, dan hasil PK guru sumatif untuk beberapa tahun ke depan. Dengan demikian, kinerja guru akan  dapat dipantau  dan dapat diarahkan dalam upaya peningkatan kinerja guru yang bersangkutan agar mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas kepada peserta didik.

Asesor 3

2.   Prosedur Pelaksanaan PK Guru  Dan Konversi Hasil Pk Guru Ke Angka Kredit

a.   Waktu dan Prosedur Pelaksanaan PK Guru

1)   Waktu Pelaksanaan

PK guru  dilakukan  sekurang-kurangnya  2 (dua) kali setahun, yaitu pada awal tahun ajaran dan akhir tahun ajaran.

a)    PK Guru Formatif

PK guru formatif digunakan untuk menyusun profil kinerja guru  dan harus dilaksanakan dalam kurun waktu 6 (enam) minggu di awal tahun ajaran. Berdasarkan profil kinerja guru ini dan hasil evaluasi diri yang dilakukan oleh guru secara mandiri, sekolah/madrasah menyusun rencana PKB.

b)    PK Guru Sumatif

PK guru sumatif digunakan untuk menetapkan perolahan angka kredit guru pada tahun tersebut. PK guru sumatif  juga  digunakan untuk menganalisis kemajuan yang dicapai guru dalam pelaksanaan PKB, baik  bagi guru yang nilainya  masih di bawah  standar,  telah mencapai  standar,  atau melebihi standar kompetensi yang ditetapkan.

2)   Prosedur Pelaksanaan

a)   Tahap Persiapan 

memahami Pedoman PK guru, memahami pernyataan kompetensi  guru  yang  telah  dijabarkan  dalam bentuk indikator kinerja; memahami penggunaan instrumen PK guru dan tata cara penilaian yang akan dilakukan, termasuk  cara  mencatat semua hasil pengamatan dan pemantauan, serta mengumpulkan dokumen dan bukti fisik lainnya  yang memperkuat hasil penilaian; dan   memberitahukan rencana pelaksanaan PK guru kepada guru yang akan dinilai sekaligus menentukan rentang waktu jadwal pelaksanaannya.

b)   Tahap Pelaksanaan

1) Sebelum Pengamatan : Pertemuan awal penilai dengan guru yang dinilai sebelum dilakukan pengamatan dilaksanakan tanpa ada  orang ketiga.

2)  Selama Pengamatan di kelas dan/atau di luar kelas, penilai wajib mencatat semua kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran atau pembimbingan, dan/atau dalam pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Dalam konteks ini, penilaian kinerja dilakukan dengan menggunakan instrumen yang sesuai untuk masing-masing penilaian kinerja.

3)  Setelah Pengamatan  : Pada pertemuan setelah pengamatan pelaksanaan proses pembelajaran, pembimbingan,  atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah,  penilai dapat mengklarifikasi beberapa aspek tertentu yang masih diragukan.

c)   Tahap pemberian nilai 

1)  Penilaian:Pada tahap ini penilai menetapkan nilai untuk setiap kompetensi dengan skala nilai 1, 2, 3, atau 4. Sebelum pemberian nilai tersebut, penilai terlebih dahulu memberikan skor 0, 1, atau 2 pada masing-masing indikator untuk setiap kompetensi. Pemberian skor ini harus didasarkan kepada catatan hasil pengamatan dan pemantauan serta bukti-bukti berupa dokumen lain yang dikumpulkan selama proses PK guru.

2)  Pernyataan Keberatan terhadap Hasil Penilaian: Keputusan penilai terbuka untuk diverifikasi. Guru yang dinilai dapat mengajukan keberatan terhadap hasil penilaian tersebut. Keberatan disampaikan kepada Kepala Sekolah dan/atau Dinas Pendidikan, yang selanjutnya akan menunjuk seseorang yang tepat untuk bertindak sebagai moderator. Dalam hal ini moderator dapat mengulang pelaksanaan PK guru untuk kompetensi tertentu yang tidak disepakati atau mengulang penilaian kinerja secara menyeluruh.

3)   Tahap pelaporan

Setelah nilai PK guru formatif dan sumatif diperoleh, penilai wajib melaporkan hasil PK guru kepada pihak yang berwenang untuk menindaklanjuti hasil PK guru tersebut. Hasil PK guru formatif dilaporkan kepada kepala sekolah/koordinator PKB  sebagai masukan untuk merencanakan kegiatan PKB tahunan.  Hasil PK guru sumatif dilaporkan kepada tim penilai tingkat kabupaten/kota,  tingkat  provinsi, atau  tingkat  pusat sesuai dengan kewenangannya. Laporan PK Guru sumatif ini digunakan oleh tim penilai tingkat kabupaten/kota, provinsi, atau pusat sebagai dasar  perhitungan dan penetapan angka kredit (PAK) tahunan  yang selanjutnya dipertimbangkan untuk kenaikan pangkat dan jabatan fungsional guru. Laporan mencakup: (1) Laporan dan evaluasi per kompetensi  sesuai format; (ii) Rekap hasil PK guru sesuai format; dan (iii) dokumen pendukung lainnya.

3.   Konversi Nilai Hasil PK Guru ke Angka Kredit

Nilai kinerja guru hasil PK guru perlu dikonversikan ke skala nilai menurut Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Hasil konversi ini selanjutnya digunakan untuk  menetapkan sebutan hasil  PK guru dan persentase perolehan  angka kredit sesuai pangkat dan jabatan fungsional guru.  Sebelum melakukan pengkonversian hasil PK guru ke angka kredit, tim penilai harus melakukan verifikasi terhadap hasil PK guru. Kegiatan verifikasi ini dilaksanakan dengan menggunakan berbagai dokumen (Hasil PK guru yang direkapitulasi dalam Format Rekap Hasil PK guru, catatan hasil pengamatan, studi dokumen, wawancara, dan sebagainya  yang ditulis dalam Format Laporan dan Evaluasi per kompetensi beserta dokumen pendukungnya) yang disampaikan oleh sekolah untuk pengusulan penetapan angka kredit. Jika diperlukan dan dimungkinkan, kegiatan verifikasi hasil PK guru dapat mencakup  kunjungan  ke sekolah/madrasah oleh tim penilai tingkat kabupaten/kota, provinsi, atau pusat.

Catatan :

1. Asesor PKG

Yang berhak menjadi asesor itu adalah guru-guru yang sudah pernah mendapatkan pendidikan dan pelatihan tentang penilaian kinerja guru.

2.   Proses Penilaian Kinerja Guru

Yang ditulis pada saat pencatatan adalah fakta-fakta

3.   Pelaporan

Laporan yang dibuat ada dua macam yaitu laporan penilaian formatif dan laporan penilaian sumatif. Laporan formatif menjadi dasar dalam penentuan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru. Pelaporan sumatif sudah sampai kepada perolehan angka kredit guru dalam satu tahun.

Semoga apa yang kami laksanakan di SMPN 9 Cimahi dapat menjadi sebab terbentuknya guru yang professional dan Proses Belajar Mengajar yang diharapkan, sehingga pada akhirnya meningkatkan pendidikan di Indonesia … Aamiin

“Menguasai ilmu dan menerapkan dengan baik adalah langkah menuju kesempurnaan. Menerapkan ilmu pengetahuan atau informasi yang sebelumnya dipelajari dalam situasi baru pada pengalaman nyata merupakan tantangan belajar yang sesungguhnya.”

Asesor 4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: