Sifat Saudara yang Baik

Assalamualaikum

Imam Hasan bin Ali As ketika menjelaskan sifat seorang saudara yg baik:

Orang yang paling agung di mataku, dan pangkal kekagumanku padanya ialah menganggap dunia kecil dalam pandangannya.

Dia terlepas dari kungkungan (kekuasaan) kebodohan dan tidak mengulurkan tangannya kecuali kepada apa yg ia yakini manfaatnya…

Dia tidak suka mengeluh, tidak cepat marah dan tidak bermuram durja.

Dia lebih banyak diam, ketika berbicara dia membungkam pembicara yg lain.

Dia seakan lemah dan tidak berdaya, namun dalam kesungguhan dia laksana singa yg akan menerkam.

Bila duduk dengan para ulama dia lebih suka mendengar daripada ikut bicara.

Ketika dia kalah dalam pembicaraan, dia menang dalam diamnya.

Dia tidak berkata tentang apa yg tidak/akan dikerjakannya dan tidak berbuat apa yg tidak diucapkannya.

Apabila disodorkan kepadanya dua masalah yg belum ketahuan yg mana yg lebih dekat kepada Ridha Tuhannya, maka segera dia melihat mana yg lebih dekat dengan nafsu keinginannya lalu ditinggalkannya.

Dia tidak pernah mencela seseorang yg menyadari kesalahan tingkah lakunya. (Tuhaful ‘Uqul h.234)

Subhanalloh … semoga kita diberi kesempatan menjadi, … dan bertemu dengan saudara yang baik … Amien.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: