Peta Emosi

Assalamualaikum … Wr Wb

Sering orang menyebut tentang “Emosi” lantas apa sebenarnya emosi …

Emosi berkaitan dengan perubahan fisiologis dan berbagai pikiran. Jadi, emosi merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia, karena emosi dapat merupakan motivator perilaku dalam arti meningkatkan, tapi juga dapat mengganggu perilaku intensional manusia.

Beberapa tokoh mengemukakan tentang macam-macam emosi, antara lain Descrates. Menurut Descrates, emosi terbagi atas : Desire (hasrat), hate (benci), Sorrow (sedih/duka), Wonder (heran), Love (cinta) dan Joy (kegembiraan). Sedangkan JB Watson mengemukakan tiga macam emosi, yaitu : fear (ketakutan), Rage(kemarahan), Love (cinta). Daniel Goleman (2002 : 411) mengemukakan beberapa macam emosi yang tidak berbeda jauh dengan kedua tokoh di atas, yaitu : …

a.  Amarah : beringas, mengamuk, benci, jengkel, kesal hati

b.  Kesedihan : pedih, sedih, muram, suram, melankolis, mengasihi diri, putus asa

c.  Rasa takut : cemas, gugup, khawatir, was-was, perasaan takut sekali, waspada, tidak tenang, ngeri

d.  Kenikmatan : bahagia, gembira, riang, puas, riang, senang, terhibur, bangga

e.  Cinta : penerimaan, persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat, bakti, hormat, dan kemesraan

f.  Terkejut : terkesiap, terkejut

g.  Jengkel : hina, jijik, muak, mual, tidak suka

h.  Malu : malu hati, kesal

Dapat disimpulkan bahwa emosi adalah suatu perasaan (afek) yang mendorong individu untuk merespon atau bertingkah laku terhadap stimulus, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar dirinya.

Menurut Goleman orang cenderung menganut gaya-gaya khas dalam menangani dan mengatasi emosi mereka, yaitu : sadar diri, tenggelam dalam permasalahan, dan pasrah. Dengan melihat keadaan itu maka penting bagi setiap individu memiliki kecerdasan emosional agar menjadikan hidup lebih bermakna dan tidak menjadikan hidup yang di jalani menjadi sia-sia.

Peta Emosi Versi Danil Goleman

Kesadaran Diri

Mengetahui kondisi diri sendiri, kesukaan, sumber daya dan intuisi

  • Kesadaran emosi : mengenali emosi diri sendiri dan efeknya.
  • Penilaian diri secara teliti : mengetahui kekuatan dan batas-batas diri
  • Percaya diri : keyakinan tentang menghargai diri dan kemampuan diri.

Pengaturan Diri

Mengelola kondisi, impuls, dan sumber daya diri sendiri

  • Kendali diri : mengelola emosi-emosi dan desakan-desakan hati
  • Sifat dapat dipercaya : memelihara norma kejujuran dan integritas.
  • Kewaspadaan : bertanggung jawab atas kinerja pribadi
  • Adaptabilitas : keluesan dalam menghadapi perubahan
  • Inovasi : mudah menerima dan terbuka terhadap gagasan, pendekatan dan informasi-informasi baru.

Motivasi

Kecenderungan yang menghantar atau memudahkan peralihan sasaran

  • Dorongan prestasi : dorongan untuk menjadi lebih baik atau memenuhi standar keberhasilan.
  • Komitmen : menyesuaikan diri dengan sasaran kelompok atau perusahaan
  • Inisiatif : kesiapan untuk memanfaatkan kesempatan
  • Optimisme : kegigihan dalam memperjuangkan sasaran kendati ada halangan dan kegagalan.

Kecakapan Sosial

Kecakapan ini menentukan bagaimana kita menangani suatu hubungan

Empati

  • Kesadaran terhadap perasaan, kebutuhan, dan kepentingan orang lain.
  • Memahami orang lain : mengindra perasaan dan prespektif orang lain, dan menunjukan minat aktif terhadap kepentingan bersama.
  • Orientasi pelayanan : mengantisipasi, mengenali, dan berusaha memenuhi kebutuhan pelanggan.
  • Mengembangkan orang lain : merasakan kebutuhan perkembangan orang lain dan berusaha menumbuhkan kemampuan mereka.
  • Mengatasi keragaman : menumbuhkan peluang melalui pergaulan dengan bermacam-macam orang.
  • Kesadaran politik : mampu membaca arus-arus emosi sebuah kelompok dan hubungannya dengan kekuasaan

Keterampilan Sosial

Kepintaran dalam menggugah tanggapan yang dikehendakinya pada orang lain

  • Pengaruh : memiliki taktik-taktik untuk melakukan persuasi
  • Komunikasi : mengirimkan pesan yang jelas dan meyakinkan.
  • Kepemimpinan : membangkitkan inspirasi dan memandu kelompok dan orang lain
  • Katalisator perubahan : memulai mengelola perubahan
  • Manajemen konflik : negosiasi dan pemecahan silang pendapat
  • Pengikat jaringan : menumbuhkan hubungan sebagai alat
  • Kolaborasi dan kooperasi : kerja sama dengan orang lain demi tujuan bersama
  • Kemampuan tim : menciptakan sinergi kelompok dalam memperjuangkan tujuan bersama.

Dari berbagai sumber

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: