Antara Skripsi,Tesis dan Disertasi

Assalamualaikum … Wr Wb

Perbedaan Antara Skripsi, Tesis dan Disertasi Secara Umum. Dilihat dari 2 aspek yaitu:

1. Aspek kualitatif

Gaya penulisan laporan penelitian kualitatif tidak menggunakan model tunggal. Gaya penulisan dapat bersifat formal, informal, dan gabungan keduanya.

2. Aspek kuantitatif

Hal-hal yang disajikan dalam laporan penelitian kuantitatif pada umumnya bersifat kompleks, mulai dari isi kajian terhadap berbagai teori yang bersifat substantif dan mendasar sampai kepada hal-hal yang bersifat operasional teknis.

Dilihat dari berbagai aspek diantaranya: …

a. Aspek permasalahan

  • Penulis disertasi untuk mengarahkan permasalahan yang dibahas dalam disertasinya dapat memberikan sumbangan ”asli” bagi ilmu pengetahuan.
  • Penulis tesis diharapkan dapat menghasilkan sesuatu yang memberikan sumbangan bagi pengetahuan. Sumbangan yang demikian itu tidak dituntut dari penulis skripsi.
  • Identifikasi masalah untuk skripsi dapat didasarkan atas informasi dan Koran, majalah, buku, jurnal, laporan penelitian, seminar, atau keadaan lapangan.
  • Identifikasi masalah untuk tesis dan terlebih untuk disertasi perlu didasarkan atas teori-teori yang berasal dari sejumlah hipotesis yang telah teruji.
  • Masalah yang dikaji dalam skripsi cenderung pada masalah-masalah yang bersifat penerapan ilmu.
  • Sedangkan dalam tesis dan disertasi harus cenderung kearah pengembangan ilmu.

b. Aspek kajian pustaka

  • Penulisan skripsi hanya diharapkan untuk menjelaskan keterkaitan antara penelitian yang dilakukan dengan penelitian-penelitian lain dengan topik yang sama.
  • Penulisan tesis tidak hanya diharapkan mengemukakan keterkaitannya saja, tetapi juga harus menyebutkan secara jelas persamaan dan perbedaan antara penelitiannya dengan penelitian lain yang sejenis.

Penulisan disertasi diharapkan dapat:

  1. Mengidentifikasi posisi dan peranan penelitian yang sedang dilakukan dalam konteks permasalahan yang lebih luas.
  2. Mengemukakan pendapat pribadinya setiap kali membahas hasil-hasil penelitian lain yang dikajinya.
  3. Menggunakan kepustakaan dari disiplin ilmu lain yang dapat memberikan implikasi terhadap penelitian yang dilakukan.
  4. Memaparkan hasil pustakanya dalam kerangka berpikir yang konseptual dengan cara yang sistematis.

Kajian pustaka pada skripsi seyogyanya menggunakan sumber primer dan dapat juga menggunakan sumber sekunder.

Pustaka yang menjadi bahan acuan dalam tesis diharapkan berasal dari sumber-sumber primer (hasil-hasil penelitian dalam laporan penelitian, seminar hasil penelitian, dan jurnal-jurnal penelitian).

Disertasi penggunaan sumber primer merupakan keharusan.

c. Aspek Metodologi Penelitian.

  • Penulisan skripsi dituntut untuk menyebutkan apakah sudah ada upaya untuk memperoleh data penelitian secara akurat dengan menggunakan instrument pengumpul data yang valid.
  • Penulis tesis, penyebutan adanya upaya saja tidak cukup, harus menyertakan bukti-bukti yang dapat dijadikan pegangan untuk menyatakan bahwa instrumen pengumpulan data yang digunakan cukup valid.
  • Penulis disertasi, bukti-bukti validitas instrument pengumpulan data harus dapat diterima sebagai bukti-bukti yang tepat.
  • Dalam skripsi penyimpangan-penyimpangan yang mungkin terjadi dalam pengumpulan data tidak harus dikemukakan.
  • Dalam tesis dan terlebih lagi dalam disertasi penyimpangan yang mungkin terjadi dalam pengumpulan data harus dikemukakan, beserta alasan-alasannya, sejauh mana penyimpangan tersebut, dan sejauh mana penyimpangan tersebut masih dapat ditoleransi.
  • Asumsi-asumsi yang dikemukakan dalam skripsi tidak harus diverifikasi dan tidak harus disebutkan keterbatasan keberlakuannya.
  • Sedangkan asumsi-asumsi yang dikemukakan dalam tesis terlebih lagi disertasi harus diusahakan verifikasinya dan juga harus dikemukakan keterbatasan keberlakuannya.
  • Dalam penelitan kuantitatif, skripsi dapat mencakup satu variabel saja, tesis dua variabel atau lebih. Sedangkan disertasi harus mencakup lebih dari dua variabel.
  • Dalam penelitian kuantitatif, skripsi dapat ditulis berdasarkan studi kasus tunggal dan dalam satu lokasi saja, sedangkan tesis dan terutama disertasi seyogyanya didasarkan pada studi multikasus dan multisitus.

Aspek hasil penelitian

  • Kesimpulan skripsi harus didukung oleh data yang diperoleh dari penelitian yang dilakukan.
  • Dalam tesis dan disertasi hasil penelitian yang dikemukakan, selain didukung oleh data yang diperoleh dari penelitian yang dilakukan juga harus di bandingkan dengan hasil penelitina lain yang sejenis.
  • Dalam tesis dan disertasi perlu ada bab tersendiri yang menyajikan pembahasan hasil penelitian.
  • Pengajuan saran pada bagian akhir skripsi tidak harus dilengkapi dengan argumentasi, yang didukung oleh hasil penelitian.
  • Sedangkan saran-saran yang dikemukakan dalam tesis dan disertasi harus dilengkapi dengan argumentasi yang didukung oleh hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan.
  • Hasil penelitian skripsi yang ditulis dalam bentuk artikel hendaknya diarahkan untuk dapat diterbitkan dalam jurnal ilmiah yang bermutu, sedangkan hasil penelitian tesis dan disertasi harus memenuhi kualifikasi layak terbit dalam jurnal ilmiah yang bermutu.

Aspek kemandirian

  • Secara umum dapat dinyatakan bahwa proses penelitian dan penulisan disertasi lebih mandiri dari pada tesis.
  • Proses penelitian dan penulisan tesis lebih mandiri daripada skripsi.

Secara kuaktitatif dapat di ilustrasikan sebagai berikut:

  • Untuk disertasi kira-kira 90% dari naskah tersebut adalah karya asli mahasiswa penulisnya, sedangkan sisanya(10%) merupakan cermin dari bantuan, bimbingan, serta arahan para dosen pembimbing,.
  • Untuk tesis, persentase karya asli mahasiswa bisa lebih kecil dari pada disertasi. Untuk skripsi, persentasi karya asli mahasiswa bisa lebih kecil dari pada tesis.

Secara literal perbedaan antara Skripsi, Tesis dan Disertasi adalah:

  • Disertasi lebih berat bobot akademisnya dari pada tesis.
  • Tesis lebih berat bobot akademisnya dari pada skripsi.
  • Disertasi mencakup bahasan yang lebih luas dari dari pada tesis, dan tesis mencakup bahasan yang lebih luas atau lebih dalam dari pada skripsi.
  • Skripsi, tesis dan disertasi hasil kerja pengembangan.

Skripsi, tesis dan disertasi yang disusun berdasarkan hasil kerja pengembangan (projek) terdiri atas dua bagian, yaitu:

Bagian I : Memuat kajian analisis pengembangan projek. Kajian analitis ini dituangkan dalam 5 bab seperti terlihat dalam format bagian I.

Bagian II : Memuat produk yang dihasilkan dari kegiatan pengembangan seperti telah dispesifikasi dalam bagian I.

Bagian I dan bagian II disusun dalam naskah terpisah, sedangkan penjilidannya dapat disatukan.

Bagian Awal

Hal-hal yang termasuk dalam bagian awal adalah:

  • Halaman Sampul
  • Lembar Logo
  • Halaman Judul
  • Lembar Persetujuana) Lembar persetujuan pembimbing b) Lembar persetujuan dan pengesahan
  • Abstrak (untuk disertasi ditambahkan abstrak dalam bahasa inggris)
  • Kata Pengantar
  • Daftar Isi
  • Daftar Tabel
  • Daftar Gambar
  • Daftar Lampiran
  • Daftar Lainnya

Bagian Inti

Bagian ini berisi inti isi skripsi, tesis, dan disertasi yang meliputi:

BAB I PENDAHULUAN

  • Latar Belakang Masalah
  • Rumusan Masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Hipotesis Penelitian
  • Kegunaan Penelitian
  • Asumsi Penelitian (jika ada)
  • Ruang Lingkup dan Keterbatasan Penelitian
  • Definisi Istilah atau Definisi Operasional

BAB II KAJIAN PUSTAKA

  • A. ………………………
  • B. ………………………
  • C. ………………………

BAB III METODE PENELITIAN

  • Rancangan Penelitian
  • Populasi dan Sampel
  • Instrument Penelitian
  • Pengumpulan Data
  • Analisis Data

BAB IV HASIL PENELITIAN

  • Deskripsi Data
  • Pengujian Hipotesis

BAB V PEMBAHASAN

  • A. ……………………..
  • B. ………………………
  • C. ………………………

BAB VI PENUTUP

  • Kesimpulan
  • Saran

Bagian Akhir

  • Pada bagian akhir ini termuat:
  • Daftar Rujukan

Pernyataan Keaslian Tulisan

Riwayat Hidup

Sistematika skripsi, tesis, dan disertasi hasil penelitian kualitatif pada dasarnya terdiri dari tiga bagian utama: bagian awal, bagian inti, bagian akhir.

Bagian Awal

Hal-hal yang termasuk dalam bagian awal adalah:

  • Halaman Sampul
  • Lembar Logo
  • Halaman Judul
  • Lembar Persetujuan a) Lembar persetujuan pembimbing b) Lembar persetujuan dan pengesahan
  • Abstrak (untuk disertasi ditambahkan abstrak dalam bahasa inggris)
  • Kata Pengantar
  • Daftar Isi
  • Daftar Tabel
  • Daftar Gambar
  • Daftar Lampiran
  • Daftar Lainnya

Bagian Inti

Penulisan bagian ini dapat dilakukan dengan menggunakan salah satu dari tiga alternative format berikut. Alternative 1 (format tetap 1), alternative 2 (format tetap 2), dan alternative 3 (format bebas).

Alternative 1 (Format Tetap 1)

BAB I PENDAHULUAN

  • Konteks Penelitian atau Latar Belakang
  • Fokus Penelitian atauRumusan Masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Landasan Teori
  • Kegunaan Penelitian

BAB II METODE PENELITIAN

  • Pendekatan dan Jenis Penelitian
  • Kehadiran Peneliti
  • Lokasi Penelitian
  • Sumber Data
  • Prosedur Pengumpulan Data
  • Analisis Data
  • Pengecekan Keabsahan Temuan
  • Tahap-tahap Penelitian

BAB III PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIAN

  • Deskripsi Data
  • Pengujian Hipotesis

BAB IV PEMBAHASAN

BAB V PENUTUP

Alternative 2 (Format Tetap 2)

BAB I PENDAHULUAN

  • Konteks Penelitian atau Latar Belakang
  • Fokus Penelitian atauRumusan Masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Kegunaan Penelitian

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB III METODE PENELITIAN

BAB IV PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIAN

BAB IV PEMBAHASAN

BAB V PENUTUP

Alternative 3 (Format Bebas)

BAB I PENDAHULUAN

  • Konteks Penelitian atau Latar Belakang
  • Fokus Penelitian atauRumusan Masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Kegunaan Penelitian
  • Metode Penelitian
  • Landasan Penelitian

BAB II (Bab ini dan seterusnya memuat hasil-hasil penelitian yang diperoleh. Judul dan isi masing-masing bab disesuaikan dengan topik dan hasil penelitian, termasuk pembahasan)

Bagian Akhir

Pada bagian akhir ini termuat:

  • Daftar Rujukan
  • Pernyataan Keaslian Tulisan
  • Lampiran-lampiran
  • Riwayat Hidup

Skripsi, Tesis, dan Disertasi hasil kajian pustaka merupakan penampilan argumentasi penalaran keilmuan yang memaparkan hasil kajian pustaka dan hasil olah fikir peneliti mengenai suatu masalah/ topik kajian. Skripsi, tesis, dan disertasi jenis ini berisi satu topik yang memuat beberapa gagasan dan atau proporsisi yang berkaitan yang harus didukung oleh data yang diperoleh dari sumber pustaka. Sistematika skripsi, tesis, dan disertasi hasil penelitian kualitatif pada dasarnya terdiri dari tiga bagian utama: bagian awal, bagian inti, bagian akhir.

Bagian Awal

Hal-hal yang termasuk dalam bagian awal adalah:

  • Halaman Sampul
  • Lembar Logo
  • Halaman Judul
  • Lembar Persetujuan a)Lembar persetujuan pembimbing b) Lembar persetujuan dan pengesahan
  • Abstrak (untuk disertasi ditambahkan abstrak dalam bahasa inggris)
  • Kata Pengantar
  • Daftar Isi
  • Daftar Tabel
  • Daftar Gambar
  • Daftar Lampiran
  • Daftar Lainnya

Bagian Inti

BAB I PENDAHULUAN

  • Latar Belakang Masalah
  • Rumusan Masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Kegunaan Penelitian
  • Metode Kajian
  • Definisi Istilah

BAB II DAN bab-bab selanjutnya masing-masing berisi gagasan pokok diteruskan dengan kajian mendalam dan diakhiri dengan rangkuman pembahasan dan implikasi. Judul bab disesuaikan dengan materi yang dibahas. Bab inti dari skripsi, tesis, dan disertasi diakhiri dengan bab penutup yang berisi kesimpulan dan saran.

Bagian Akhir

  • Daftar Rujukan
  • Pernyataan Keaslian Tulisan
  • Lampiran-lampiran
  • Riwayat Hidup

Sumber : http://diar33.wordpress.com/tag/pedoman-penulisan-karya-ilmiah/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: