Simbol dalam Matematika

Assalamualaikum … Wr Wb

Salah satu kekuatan matematika adalah terletak pada penggunaan simbol untuk mengekspresikan sesuatu. Suatu pernyataan yang panjang dan bisa menimbulkan mispersepsi dapat diatasi dengan penggunaan simbol matematika.
Pentingnya simbol disadari sepenuhnya oleh pemerintah sehingga melalui Permendiknas No. 22 tahun 2006 tentang standar isi dinyatakan bahwa salah satu tujuan pembelajaran matematika di sekolah adalah mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah…

Standar proses pembelajaran matematika yang dikeluarkan NCTM pun di antaranya adalah representasi dan komunikasi matematika yang berkaitan erat dengan penggunaan simbol. Oleh karena itu, memanipulasi simbol harus dikuasai dengan baik. Namun demikian, materi ini memang sulit diajarkan.

Seperti yang dikatakan Alfred North Whitehead, yang paling sulit adalah menjelaskan bahwa (simbol) x itu bukan apa-apa. Dalam matematika, segala simbol dikosongkan dari makna. Hal ini akan memudahkan kita untuk memanipulasi simbol sesuai dengan kebutuhan. Jika kita berhadapan dengan suatu masalah yang berhubungan dengan dunia real, maka simbol tersebut diberi makna sesuai dengan masalah yang dihadapi

Pentingnya pemahaman dan penggunaan simbol dapat digambarkan dengan masalah berikut. Berat seekor ikan adalah 10 kg ditambah setengah beratnya. Kemudian jika ditanya, berapakah berat ikan? Beberapa siswa, mahasiswa atau bahkan guru yang pernah penulis temui salah menjawab persoalan tersebut. Umumnya mereka menjawab berat ikan adalah 15 kg. Hal ini karena mereka biasanya terburu-buru dan tidak menggunakan simbol atau notasi untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Dengan menggunakan simbol, masalah di atas dapat diselesaikan sebagai berikut. Misalkan berat ikan adalah x, maka masalah tersebut dapat ditulis sebagai x=10+{1/2}x, sehingga akan didapatkan x = 20.

Simbol juga sangat diperlukan untuk memodelkan suatu masalah sehari- hari sehingga dapat diselesaikan dengan mudah. Ini merupakan peran matematika dalam menyelesaikan masalah. Kemampuan siswa memodelkan masalah dalam bahasa simbol matematika sangat berguna untuk pembelajaran matematika selanjutnya. Oleh karena itu, guru semaksimal mungkin mengarahkan atau membelajarkan siswa agar pandai memodelkan. Contoh penggunaan simbol berkaitan dengan model matematika untuk tingkat SMP atau sederajat adalah persamaan garis lurus, sistem persamaan linear, fungsi, dan lain-lain. Sedangkan materi matematika SMP atau sederajat yang berkaitan dengan simbol dan manipulasi aljabar adalah bentuk aljabar yang diajarkan di kelas 8 semester gasal.

Demikian uraian singkat tentang pentingnya simbol. Semoga bermanfaat… :)

Salam Matematika,

Anwar Mutaqin

Sumber : Pendidikan Masa Depan

About these ads

Satu Tanggapan

  1. Saya mau tanya penggunaan simbol $ pada soal (x+y) $ (x-y) = . . .
    $ itu apa artinya ya?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: