Fungsi Raport (Penilaian)

Assalamualaikum … Wr Wb

Raport punya fungsi yang cukup penting, baik bagi siswa, orang tua, guru maupun wali kelas.

Raport itu sendiri merupakan salah satu pertanggungjawaban sekolah terhadap masyarakat tentang kemampuan yang telah dimiliki siswa yang berupa sekumpulan hasil penilaian.Kegiatan penilaian dilakukan melalui pengukuran atau pengujian terhadap siswa setelah mengikuti proses pembelajaran dalam suatu unit tertentu. Untuk memperoleh informasi yang akurat penilaian harus dilakukan secara sistematik dengan menggunakan prinsip penilaian.

Seperti yang tercantum pada pasal 25 (4) Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menjelaskan bahwa kompetensi lulusan mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Ini berarti bahwa pembelajaran dan penilaian harus mengembangkan kompetensi peserta didik yang berhubungan dengan ranah afektif (sikap), kognitif (pengetahuan), dan psikomotor (keterampilan) (baca Penilaian Psikomotorik/

Berikut ini adalah fungsi buku raport :

Bagi Siswa : Mengetahui kemajuan hasil belajar diri, konsep-kosep atau teori-teori yang belum dikuasai, Memotivasi diri untuk belajar lebih baik, Memperbaiki strategi belajar

Bagi Orang Tua : Mengetahui perkembangan anaknya sehingga orang tua dapat membantu anaknya belajar, memotivasi untuk meningkatkan hasil belajar dan melengkapi fasilitas belajar di rumah.

Bagi Guru Mata Pelajaran : Sebagai feedback juga penilaian digunakan guru untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan siswa dalam satu kelas. Hasil penilaian harus dapat mendorong guru agar mengajar lebih baik, dan membantu guru untuk menentukan strategi mengajar yang lebih tepat.

Bagi Wali Kelas : Melalui raport wali kelas dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan siswa dalam kelas yang diampunya wali kelas dapat menentukan strategi dalam pengelolaan kelas yang menjadi tanggung jawabnya misalnya dengan menata ulang pengaturan tempat duduk, pembagian anggota kelompok belajar dan langkah strategis lainnya untuk membantu siswa meningkatkan kompetensi siswa atau membantu mengatasi kesulitan blajar siswa yang lemah.

Melalui nilai raport banyak hal yang dapat dilakukan seorang guru/wali kelas, orang tua maupun siswa itu sendiri … semoga hal ini dapat mempererat kerjasama antar pihak sekolah dan juga orang tua sehingga apa yang kita harapkan … menjadikan putra/putri kita yang sarat dengan Iptek dan Imtaq dapat terwujud … Amin … :)

Ketika aku membagikan raport saat itulah … teringat akan seseorang … Ki Hajar Dewantara

Tokoh dan pelopor pendidikan yang telah mendirikan sekolah Taman Siswa pada tahun 1922.

  • Semboyan “Tut wuri handayani”, atau aslinya: ing ngarso sun tulodo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani.
  • Arti dari semboyan ini adalah: tut wuri handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan), ing madyo mangun karso (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide), dan ing ngarso sun tulodo (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik).

Semoga semboyan ini selalu melekat pada hati … Pendidik … Insya Allah … :)

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: